Edukasi Manajemen Keuangan Sederhana, Kelompok KPPM STIE WIKARA Desa Pawenang Sosialiasasi Kepada Pelaku UMKM

Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Desa Pawenang memberikan edukasi keuangan UMKM
Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Desa Pawenang

Kuliah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (KPPM) Kelompok 10 STIE WIKARA Tahun 2026 melaksanakan salah satu program kerja unggulannya berupa edukasi Manajemen Keuangan Sederhana bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pawenang pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dilaksanakan dengan metode door to door, yaitu mahasiswa mendatangi langsung rumah para pelaku UMKM untuk memberikan pendampingan secara personal mengenai pengelolaan keuangan usaha.

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan terhadap 33 pelaku UMKM di Desa Pawenang, Kelompok 10 KPPM STIE WIKARA berkesempatan melakukan pendampingan kepada 18 pelaku UMKM yang tersebar di empat RW. Pendekatan secara langsung dipilih agar mahasiswa dapat memahami kondisi usaha yang dijalankan masing-masing pelaku UMKM sekaligus memberikan edukasi yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan mereka.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pengelolaan keuangan usaha yang sederhana namun terstruktur. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara rutin, serta mengenalkan lembar pencatatan keuangan sederhana yang dapat digunakan sebagai media pembukuan harian.

Baca juga: Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Purwakarta Jalin Sinergi dengan Camat Bojong untuk Sukseskan Pengabdian di Desa Cipeundeuy

Pendampingan dilakukan secara interaktif melalui diskusi langsung dengan setiap pelaku usaha. Selain menyampaikan materi, mahasiswa juga mendengarkan berbagai pengalaman dan kendala yang dihadapi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usahanya. Dengan metode ini, proses penyampaian materi menjadi lebih komunikatif sehingga para pelaku usaha dapat langsung bertanya dan mempraktikkan cara mengisi lembar pencatatan keuangan yang telah disediakan.

Ketua KPPM Kelompok 10, Rahmat Riyadi, menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah usaha, meskipun dilakukan dalam skala mikro.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak para pelaku UMKM untuk mulai membiasakan diri melakukan pencatatan keuangan secara sederhana. Pengelolaan keuangan tidak harus rumit, tetapi harus dilakukan secara konsisten. Kami berharap pendampingan ini dapat membantu pelaku UMKM mengetahui perkembangan usahanya, mengelola modal dengan lebih baik, serta menjadi langkah awal menuju usaha yang semakin maju dan berkelanjutan,” ujar Rahmat Riyadi.

Antusiasme pelaku UMKM terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka menyambut baik kehadiran mahasiswa yang datang langsung ke tempat usaha dan memberikan pendampingan secara personal. Kesempatan berdiskusi secara langsung membuat materi lebih mudah dipahami karena disesuaikan dengan kondisi usaha yang dijalankan masing-masing peserta.

Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Desa Pawenang memberikan edukasi keuangan UMKM
Sosialisasi KPPM kepada Pelaku UMKM (Sumber: Istimewa)
Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Desa Pawenang memberikan edukasi keuangan UMKM
Sosialisasi KPPM kepada Pelaku UMKM (Sumber: Istimewa)

Salah seorang pelaku UMKM, Pak Yudi Husen, pemilik usaha Bandros, dan Ibu Mardini, pemilik usaha Bilik, mengaku memperoleh pengalaman baru melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KPPM STIE WIKARA. Menurut keduanya, edukasi yang diberikan sangat bermanfaat karena disampaikan secara langsung di tempat usaha sehingga lebih mudah dipahami dan dapat disesuaikan dengan kondisi usaha yang mereka jalankan.

“Saya merasa senang karena mahasiswa datang langsung ke rumah sehingga penjelasannya lebih mudah dipahami. Dengan adanya pendampingan ini, saya mendapatkan kesempatan untuk belajar kembali bagaimana mengelola keuangan usaha dengan lebih baik. Semoga ilmu yang diberikan bisa saya terapkan agar usaha saya semakin berkembang,” ungkap Pak Yudi Husen.

Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Mardini. Ia mengapresiasi pendekatan yang dilakukan mahasiswa karena tidak hanya memberikan materi, tetapi juga berdiskusi mengenai kondisi usaha yang sedang dijalankan sehingga solusi yang diberikan terasa lebih relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM.

Baca juga: Antusias Masyarakat Kiarapedes, Menyambut Pengabdian HYDBP JBZ Purwakarta

Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan materi yang telah disampaikan, mahasiswa juga menyerahkan lembar pencatatan keuangan sederhana kepada setiap pelaku UMKM. Lembar tersebut diharapkan dapat menjadi media yang memudahkan mereka dalam melakukan pencatatan keuangan sehari-hari sehingga kondisi usaha dapat dipantau secara lebih teratur.

Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Desa Pawenang memberikan edukasi keuangan UMKM
Penyerahan lembar pencatatan keuangan sederhana kepada pelaku UMKM (Sumber: istimewa)
Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Desa Pawenang memberikan edukasi keuangan UMKM
Penyerahan lembar pencatatan keuangan sederhana kepada pelaku UMKM (Sumber: istimewa)
Mahasiswa KPPM STIE WIKARA Desa Pawenang memberikan edukasi keuangan UMKM
Penyerahan lembar pencatatan keuangan sederhana kepada pelaku UMKM (Sumber: istimewa)

Melalui program kerja ini, Kelompok 10 KPPM STIE WIKARA berharap edukasi yang diberikan tidak hanya berhenti pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para pelaku UMKM di Desa Pawenang. Pengelolaan keuangan yang tertib diharapkan mampu membantu pelaku usaha dalam mengelola modal, mengetahui perkembangan usahanya secara berkala, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan bisnis di masa mendatang.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa KPPM STIE WIKARA dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Melalui kolaborasi, edukasi, dan pendampingan yang dilakukan secara langsung, diharapkan UMKM Desa Pawenang semakin siap berkembang, memiliki pengelolaan usaha yang lebih baik, serta mampu meningkatkan daya saing di tengah perkembangan dunia usaha yang terus berubah.

Ke depan, Kelompok 10 KPPM STIE WIKARA berharap kebiasaan melakukan pencatatan keuangan sederhana dapat terus diterapkan oleh para pelaku UMKM sehingga mampu mendukung pertumbuhan usaha yang lebih mandiri, tertata, dan berkelanjutan.

Bagikan: Edukasi Manajemen Keuangan Sederhana, Kelompok KPPM STIE WIKARA Desa Pawenang Sosialiasasi Kepada Pelaku UMKM